Dendrobium fimbriatum

Gambar oleh Rakhmat Fitriawan 06
This entry was posted
on Tuesday, November 21st, 2006 at 18:40 and is filed under Dendrobium.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
November 22nd, 2006 at 22:30
Anggrek ini apakah asli Indonesia? Ada keraguan dari JB Comber, bahwa anggrek ini mungkin 1 jenis dengan Dendrobium atavus (ditemukan di Jawa) yang secara morfologis mirip dengan D. fimbriatum. Yang membedakan pada D. atavus bibir bunga berwarna kuning polos, bisa jadi D. atavus dikemudian hari digolongkan pada D. fimbriatum.
November 24th, 2006 at 1:50
aku sempet terbesit hal yg sama….memang sih dr morfologi tanamannya terlihat sama, tapi kok aku blum pernah ngeliat dokumentasi D.atavus u referensi morfologi bunganya ya.
November 29th, 2006 at 11:53
saya juga punya jenis ini mlh tumbuh sbr dan sdh berbunga bbrp kali hanya baru tahu namanya skrng ini, bisa dibarter chetipdrj@yahoo.id.com
November 30th, 2006 at 12:30
saya ingin barter anggrek jenis ini dengan anggrek species antenatum,m24h86@yahoo.co.id
December 5th, 2006 at 16:05
klo anggrek Dendrobium fimbriatum,saya mau minta artikel yang tentng anggrek ini
December 11th, 2006 at 11:00
untuk mas muri hub saya 081328719163.
January 6th, 2007 at 20:47
setahu sy anggrek ini pernah ditemukan d daerah timur pulau jawa mulai dari banyuwangi hingga pulau dewata, untuk daerah jawa timur sy belum pernah ketemu
February 13th, 2007 at 12:29
pak yosef…
saya mau doong,tapi kalau dibeli boleh ngga??krn saya ngga punya barter’annya..maklum saya baru 4th jadi pencinta anggrek..
boleh ya pak?
thx infonya
February 15th, 2007 at 14:37
Comber berpendapat bahwa kemungkinan D. atavus adalah bentuk “semipeloric” atau “peloric” dari D. fimbriatum.
Ini adalah pendapat pribadinya. Memang kalau diperhatikan, D. fimbriatum dan D. atavus mirip kalau labellumnya ditutup.
D. atavus bentuk labellum nya mirip dengan bentuk petal nya.
Kita tunggu saja keputusan para ahli, apakah direvisi atau tidak.
Menurutku, kasus “peloric” atau “semipeloric” jarang terjadi. Memang sering terjadi pada species tertentu semacam D. tetrodon, tapi rasanya kalau semua D. atavus itu adalah bentuk “semipeloric” dari D. fimbriatum bisa disebut luar biasa.
August 20th, 2007 at 10:26
Saya gustu dari pulau dewata, saya punya cukup banyak anggrek jenis ini
dan pohonnya tumbuh dengan sangat subur, batangnya sampai mencapai
2m akan tetapi jarang keluar bunganya, apa sebabnya ya?
Bunganya sangat indah sekali akan tetapi umur bunganya tidaklah terlalu lama sekitar 1 mingguan dari bunganya keluar bau yang harum.
Saya sempayt baca dari buku cetakan th 80an bahwa anggrek ini disebut
sebagai D.Fibriatum dan sagat cocok dgn ciri-cirinya.
September 20th, 2007 at 16:55
saya joko, mahasiswa yang sedang meneliti tentang kultur in vitro anggrek..setahu saya ada beberapa jenis anggrek yang frekuensi berbunga sangat lama dan ketahanan bunganya hanya beberapa hari, hal tersebut dikarenakan gen-gen yang ada telah teradaptasi untuk hidup dengan cara demikian..tetapi ada juga yang frekuensi berbunga dan ketahanan dipertahankan atau paling tidak dijaga agar lebih baik..tips dr saya:
lakukan pemupukan dengan pupuk yang cocok dengan tahap pertumbuhannya..pada saat pembesaran atau setelah berbunga jangan dipaksakan dengan pupuk tinggi P dan K (pupuk untuk berbunga), karena walaupum berbunga tidak akan lama, tetapi beri pupuk dengan N yang tinggi hingga pseudobulb terlihat baik (gemuk) baru beri pupuk kadar P dan K tinggi..
pada saat pemupukan dan penyiraman jang sampai mengenai bunga atau knop bunga untuk menghindari pembusukan atau tekanan osmotik yang kurang baik sehingga bunga sepat gugur..jangan lupa!!waktu penyiraman dengan pupuk hanya 2-3 minggu sekali..penyiraman air biasa juga rutin dan tepat waktu yaitu jangn lewat jam 10 pagi dan setelah jam 4 sore..sebetulnya masih banyak tips lain,,SAYA MINTA TOLONG DONG KALAU PEMBACA ADA PUNYA DATA PENJUALAN ATAU PERMINTAAN PASAR AKAN Dendrobium antenatum MAKASI SEBELUMNYA KIRIM KE (jk010105@yahoo.co.id)
January 12th, 2008 at 14:24
Wah salam kenal, saya dari Bali, pencinta anggrek sejak 20 tahun yang lalu, aggrek ini D. fibriatum emang punya bunga cantik, di Bali saya punya beberapa rumpun, tergolong rajin berbungga sayang hanya bertahan mekar 5 hari, sangat mudah merwatnya, Buat pak Gatsu kalo di dataran rendah menurut saya emang jarang berbunga karena habitat aslinya di kitinggian 800-1200 m dpl, di daerah Sepang.
February 9th, 2008 at 12:58
pak yosef…saya mo beli bolekah? sy tinggal di samarinda kaltim…blethik007@yahoo.com
June 11th, 2008 at 22:13
saya ada dend fimbriatum bisa di barter,ada yang punya dend lowii? wawanpatin@yahoo.com
October 24th, 2008 at 12:19
saya punya banyak agregatum ada yang mau barter?