Kenapa Kuntum Bunga Anggrek Rontok?

Melihat tonjolan kecil muncul dari tubuh tanaman anggrek kita mungkin sudah sering kita alami. Akan tetapi akan sangat membahagiakan bila tonjolan kecil tadi tumbuh menjadi sebuah tandan bunga dengan calon kuntum yang berderet di sepanjang tandan bunga. Setelah hari demi hari dilalui, calon kuntum semakin membesar dan….tiba tiba 1-2 buah calon kuntum menguning dan rontok….!!?? meskipun beberapa calon kuntum lainnya berhasil dewasa dan mekar sempurna, namun dalam hati ada rasa penasaran, mengapa hal tersebut terjadi….


Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan rontoknya calon kuntum bunga sebelum mekar. Berikut saya sari dari diskusi temen-temen di milis anggrek mengenai kerontokan bunga anggrek :

  • Bunga Pertama
    Bunga pertama yang muncul dari tanaman anggrek hasil kultur jaringan pada umumnya mengalami kerontokan beberapa calon bunganya, selain itu terkadang panjang tandannya pun hanya pendek dan membawa sedikit kuntum. Hal ini karena tanaman baru pertama kali memasuki fase generatif dalam daur hidupnya, sehingga metabolisme hormon maupun akumulasi atp (energi) masih belum sempurna.
  • Kurang cahaya dapat menyebabkan kerontokan
    Saat cahaya terlalu rendah maka laju fotosintesis juga rendah, sehingga cadangan makanan yang diperoleh hanya sedikit. Saat tanaman dipacu pemupukan dengan formulasi untuk pembungaan, maka fisiologis tanaman dirangsang untuk masuk pada tahap dimana fase generatif lebih dominan. Akibatnya dengan cadangan makanan yang ada, si anggrek tetap ngotot untuk memunculkan bunga. Akhirnya, setelah tandan terbentuk, biasanya tandan bunga pendek, dan calon bunga banyak yang berguguran. Hal ini terjadi karena calon-calon kuntum bunga kurang mendapat suplai makanan dan energi. Calon bunga juga merupakan jaringan hidup yang memerlukan energi dan materi sel.
  • Kekeringan akibat suhu tinggi juga salah satu penyebab kenapa calon kuntum bunga rontok
    Why?? karena saat suhu tinggi maka penguapan air pun juga tinggi. Cadangan air (kelembaban) pada media yang minim akan cepat hilang karena penguapan. Penguapan tidak hanya terjadi pada media (evaporasi) tapi juga terjadi pada permukaan tanaman anggrek itu sendiri (transpirasi). Bila penguapan air berlangsung terus menerus, maka tanaman akan kehilangan banyak air didalam selnya. Organ yang pertama kali terkena efek buruk dari menurunnya kadar air dalam sel adalah jaringan muda (meristem) seperti calon kuntum bunga, sehingga sel-sel calon kuntum akan menyusut dan jaringan tampak berkerut dan akhirnya gugur.
  • Perubahan suhu mendadak.
    Perubahan suhu drastis yang mendadak dapat menyebabkan perubahan fisiologis secara mendadak seperti menurunnya aktifitas enzimatis dalam tubuh tanaman. Aktifitas enzim sangat dipengaruhi oleh suhu. Turunnya aktifitas enzimatis ini akan menimbulkan efek “stress” pada tanaman anggrek sehingga berbagai gejala seperti daun menguning dan rontok, calon kuntum bunga rontok dll. Tingkat suhu optimal untuk aktifitas enzim sangat bervariasi tergantung spesies. Selain itu, bagi anggrek dataran tinggi dalam keadaan memiliki calon kuntum, kemudian mendadak dibawa ke dataran rendah, maka penguapan air dalam tubuh tanaman akan drastis meningkat, sehingga organ tanaman yang sensitif (calon kuntum, ujung akar dll) akan menyusut dan layu. Hati-hati buat anggrek yang punya calon kuntum dan dibawa perjalanan jauh dan lama menggunakan mobil ber-ac atau ruang yang panas dan pengap, dikhawatirkan saat keluar mobil, si tanaman akan “terkejut” oleh perubahan suhu yang mendadak.
  • Konsentrasi pupuk daun yang terlalu pekat
    Konsentrasi pupuk yang terlalu pekat selain berakibat buruk pada organ tanaman yang lain, calon kuntum bungapun juga sangat peka terhadap kerusakan. Apabila cairan pupuk daun yang terlalu pekat tersebut mengenai calon kuntum bunga maka, cairan pekat tersebut akan dengan mudah menembus dinding sel karena calon kuntum bunga merupakan jaringan muda yang dinding selnya masih tipis. Setelah menembus dindingsel maka cairan pekat akan menyebabkan osmosis yang tidak terkendali, sehingga cairan sel akan keluar dari dalam sel dan terjadilah plasmolisis. Membran sel akan berkerut dan rusak sehingga lambat laun sel akan mati. Dari tampak luar, akan terjadi pengeringan pada calon kuntum bunga kemudian rontok.
  • Invasi oleh lalat (lalat X, masih dalam pencarian tim litbang web.anggrek.org)
    kemungkinan besar semacam imago serangga dewasa mirip lalat buah atau kupu yang meletakkan telurnya ke bagian kuntum sehingga larva akan memakan kuntum, atau si lalat X tadi menghisap cairan sel dari calon kuntum.
  • Serangan kutu gajah.
    Kutu gajah memiliki kebiasaan “mencicip-cicip” jaringan jaringan muda untuk dia hisap cairan sel nya. Selain itu, kutu gajah dewasa juga melakukan ritual yang sama untuk menentukan posisi yang tepat untuk si buah hati tersayang. Setelah memperoleh posisi yang tepat dia akan mengebor bagian itu untuk meletakkan telurnya. Bagian kuntum bunga yang masih muda merupakan salah satu bagian favorit si kutu ini. Pas wawancara, kata dia sih rasanya “manis”.
  • Serangan penyakit.
    Serangan penyakit umumnya merupakan pengaruh sekunder akibat faktor lingkungan yang mendukung. Misal, kelembaban yang terlalu tinggi, sirkulasi udara yang tidak lancar, celah celah pada calon kuntum yang basah (untuk waktu yang lama). Semua hal tadi akan membangkitkan gairah si penyakit untuk melakukan penetrasi ke jaringan muda dari calon kuntum bunga yang notabene merupakan jaringan muda yang masih “empuk” dan sensitif terhadap gangguan pada fisiologisnya.
  • Pengaruh bahan-bahan zat kimia pengatur pertumbuhan seperti hormon dll
    Penggunaan yang kurang tepat dapat menyebabkan ketidak seimbangan hormon endogen di dalam tubuh tanaman. Hal ini akan berlanjut pada gangguan pada metabolisme enzimatis pada tanaman, sehingga akan mempengaruhi pada pembelahan sel maupun pada metabolisme penyediaan energi bagi tanaman. Dapat juga menyebabkan peningkatan hormon etilen sehingga dimungkinkan menyebabkan kerontokan calon kuntum bunga.

Mungkin itu dulu yang bisa rio munculkan dalam artikel ini, kepada temen-temen pembaca yang punya pengalaman lain, sangat-sangat dinantikan komentarnya di kolom comment sehingga wawasan ilmu pengetahuan kita semakin lengkap. Terima kasih.

54 thoughts on “Kenapa Kuntum Bunga Anggrek Rontok?

  1. mas Rio, apakah tangkai bunga yang keluar sekaligus 2 pada 1 batang anggrek berpengaruh pada kualitas pembungaan? apakah salah satu tangkai harus dipotong? soalnya saya waktu itu juga layu sebelum berkembang, tetapi yang kuntum2 terakhir ini bisa bertahan lumayan lama.
    thx

  2. Sebenarnya kualitas pembungaan, mau muncul satu tangkai apa 10 tangkai sekaligus sangat dipengaruhi oleh kondisi tanaman. Tanaman yang sehat, kokoh, diameter batang besar, daunnya luas dan kokoh, akan dapat menimbun cadangan makanan yang besar juga sehingga saat di rangsang untuk berbunga, si tanaman bisa memberi makan kepada seluruh calon kuntum bunganya. Makanya tanaman jangan digenjot dengan pupuk perangsang bunga terus…karena kondisinya akan semakin merana karena tenaga dan cad.makanannya terkuras habis. Biasanya, saat muncul tankai bunga…silahkan disemprot pupuk pembungaan diseling dengan pupuk pertumbuhan (N tinggi) supaya setelah selesai berbunga si tanaman akan cepat pulih.

  3. Mas Rio, baru sebulan ini saya membeli dan mengurus anggrek dendrobium. Semula saya beli di pot tanah dan sesampai di rumah saya tambah media yaitu : dengan pot pelastik di bawahnya diberi sabut kelapa, arang, anggrek beserta pot tanah dan terakhir arang lagi.
    Dan saya letakkan di tempat yang tidak terjangkau matahari karena tidak ada tempat yang ada mataharinya tapi cukup terang dan udara sejuk.
    Anggrek Saya sekarang daunnya sudah pada berguguran dan menguning.
    Bagaimana cara menyelamatkannya ? agar dapat tumbuh subur ?

  4. Setelah dilakukan penggantian pot dan media memang harus diteduhkan dahulu…kemungkinan justru dr medianya yang terlalu lembab apalagi dengan pot plastik yang kedap air sehingga aerasi dan drainase nya sangat minim. Suhu didalam pot cukup tinggi namun uap air terjebak didalam pot karena pot plastik kedap air…akibatnya perakaran dendrobium yg peka trhd kelembaban tinggi akan mudah rusak dan rawan terserang jamur. Coba diperiksa bagian perakaran. Jika terdapat infeksi, segera rendam dengan fungisida.

  5. saya baru ikutan menanam anggrek tapi kenapa kok selalu mati mulu ya……!!!!
    saya jadi bingung gimana resepnya supaya anggrek jadi panjang umur , tlong kaseh solusi please……

  6. Mas Rio yang baek, dirumah saya punya anggrek dendrobium lumayan banyak untuk ukuran saya karena saya suka warna-warna bunganya, ada sebagian anggrek yang tunas subur tetapi ada sebagian lagi tumbuh terus muncul daun tetapi kemudian kuning dan daunnya mengering dan itu untuk menunggu tumbuh tunas lagi cukup lama. Apakah itu pengaruh cuaca di Solo sekarang lumayan panas, padahal sudah aku taruh ditempat yang tidak terkena cahaya matahari lansgung.
    Thank’s….

  7. Dear mbak agustien, daun menguning tersebut bisa saja hal yg lumrah akibat proses penuaan, akan tetapi jika tiba tiba daun-daun pada bulb dendro tersebut menguning dengan waktu yg singkat dan menjalar, maka ada kemungkinan terserang penyakit atau hama. Untuk lebih spesifik mengenai hama dan penyakit yg menyerang, mbak harus jelaskan ciri2 serangan secara detail. Untuk mas dharma, pupuk buat merangsang pembungaan adalah pupuk N:P:K dengan kombinasi unsur P yang lebih besar dibanding unsur N.
    Thanks

  8. Mas rio,
    saya tinggal di jakarta, apakah anggrek bulan hybrida itu cocok untuk daerah jakarta? karena yang saya pelihara selama ini tidak pernah mau berbunga, walaupun sudah saya beri pupuk untuk bunga seminggu sekali, malah daunnya saja yang subur seperti bunga kol. Apakah ada hormon untuk merangsang pembungaan? anggrek saya tempatkan pada posisi kira-kira 30 %- 50% kena cahaya matahari. Terima kasih.

  9. Anggrek bulan hybrid terkenal memiliki adaptasi luas, namun tetep perlu cermat karena tidak semua bulan hybrid cocok dgn dataran rendah. Kalo mau beli, cermati bener2 nurserinya..apakah anggrek tersebut memang berbunga akibat budidaya di tempat nurseri tersebut…atau cuma barang kiriman yang memang sudah punya calon bunga.
    Coba kurangi aplikasi pupuk daun, dan ganti dengan pupuk dengan komposisi unsur P paling tinggi…lalu sering2 dikasih sinar pagi dari jam 7-10. Hormon pembungaan namanya paclobutrazole (tapi mahal banget je).
    Semoga berhasil

  10. tolong sarannya dong biar vanda tricolor saya bisa berbunga.bosan sudah nunggu bertahun2 kok tidak berbunga cuma numbuh subur aja.thank ya sebelumnya…….

  11. apa bener ya kata teman saya kalau bunga masih kuntum jangan dipegang nanti rontok bunganya…….dan tidak mau mekar lagi……

  12. sebaiknya memang jangan..karena garam2 mineral pada keringat jari kita sedikit banyak bisa mengganggu perkembangan kuntum bunga yg masih muda, khususnya bagi jenis2 anggrek2 yang sensitif. Tapi aku pernah megang2 calon bunga dengan tangan bersih, asal nggak terlalu kuat en nggak di terlalu dpaksa ..akhirnya bisa mekar sempurna juga tuh. Tapi mending jangan ding!!

  13. bagaimana cara menanggulangi
    1. anggrek yang daunnya tiba2 menguning, lama2 gugur.
    2. anggrek yang daunnya terdapat totol2 hitam (sperti spot) hita2 kecil
    dan dari kedua masalah tersebut…diakibatkan oleh apa???
    tks atas masukannya.

  14. Saya mau tanya, gimana caranya untuk membuat anggrek cepat berbunga. Saya punya anggrek tapi jarang sekali berbunga. walaupun sudah saya beri pupuk. Pupuk yang saya berikan berupa HYPONEX. Apa pupuk tsb cocok?? Kemudian sebenarnya ciri2 anggrek itu bisa/mau berbunga apa saja? Trus sebnya. media yang paling bagus itu anggrek itu apa (dari; sabut kelapa, arang, pakis) atau ada alternatif media lain. Nanya lagi; saya pernah mencoba menanam anggrek dari kultur anggrek botol. Setelah cukup umur saya tanam di media pakis yang saya potong kecil2 ko jadinya malah mati semua ya??? itu karena medianya ga cocok atau ada masalah lain??? terima kasih sebelum dan sesudahnya,mohon di jawab!

  15. Menurut saya, pupuk daun itu tidak bisa untuk menginisiasi pembungaan tetapi untuk mendukung pertumbuhan bunga. Untuk mempercepat pembungaan bisa pakai Zat Penghambat Tumbuh (Retardant). Dari penelitian kakak kelas saya kemarin yang memakai pupuk daun saja memerlukan waktu yang lama agar anggrek itu mau berbunga, dari 90 pot yang berbunga sekitar 40an. Sekarang ini saya mencoba memakai Retardant jenis B-9 pada penelitian saya, memang harganya mahal tapi hasilnya tanaman anggrek saya cepat berbunga dalam waktu 1 bulan ada sekitar 40 pot. Saat ini saya masih mengujikan pada anggrek Dendrobium kalo penelitian ini berhasil mungkin bisa diaplikasikan pada jenis anggrek yang lain. Penelitian saya ini untuk mencari konsentrasi yang tepat untuk mempercepat pembungaan anggrek.
    Memang anggrek botol sangat rentan jika dipindahkan ke pot. Karena kalo di botol, nutrisi sudah tersedia, sedangkan di luar dia harus beradaptasi dengan lingkungan dan mencari mkanannya sendiri. Sebelum ditanam, rendam dulu anggrek yang telah dikeluarkan dari dalam botol ke dalam larutan fungisida. Jaga kelembaban dan sebaiknya ditaruh di tempat yang ternaungi dulu. Pupuk dengan pupuk daun berkadar N tinggi, kalo makai Hyponex yang warna hijau. Klo untuk pertumbuhan bunga yang berwarna biru.

  16. saya mempunyai beberapa jenis angrek yang saya taruh di bawah pohon dan pergola dengan tanaman rambat yang melindunginya. Untuk dedronium tampaknya kurang tepat tetapi kalau saya taruh di tempat yang lebih terbuka apakah akan berbunga? Saya ingin memelihara sendiri dan membungakan sendiri. Saya juga mencoba penyerbukan dan berhasil tetapi saya tidak tahu bagaimana membuat konsentrat kimia sebagai media tumbuh. Di mana saya bisa mendapatkannya? apakah ada yang siap pakai? karena saya ingin membudidayakan dan melakukan penyilangan berbagai macam agrek yang saya miliki. Terima kasih sebelumnya

  17. Sudah lama saya sangat tertarik dengan anggrek tp berkali-kali saya mencoba, berkali-kali juga saya gagal. Yang mau saya tanyaka:
    1. Bagaimana perawatan untuk anggrek yg jenis biasa saja (dendrobium???/anggrek bulan) supaya sering berbunga
    2. Bagaimana schedule pemupukannya dan pakai pupuk apa
    3. Berapa kali sehari disiram
    4. Tempat yang paling ok, diletakkan dimana??
    5. Ada milis untuk pencinta anggrek nggak???
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk jawabannya

  18. om rio, saya punya anggrek bulan yang daunnya bercorak seperti seragam militer, tanamannya subur dan sehat, cuma herannya kok setiap kali muncul batang, pada anggrek bulan jenis lainnya selalu jadi bunga, tetapi untuk yg ini kok malah jadi tanaman baru lagi ya ? udah 2 yg sempat saya pisah, jadi ini tangkai yg ketiga.
    apakah ada yg salah dalam perawatan maupun pemupukannya ?
    saat ini tanaman tsb saya taruh pada pot tanah dengan media campuran arang dan pakis cincang.
    posisi ada pada tempat teduh dengan sirkulasi udara bagus, selalu terkena sinar matahari pagi sampai jam 10.00 wib
    pupuk yg saya pakai adalah dekastar dan semprot vitabloom 2x dalam seminggu.
    thx atas pencerahannya.

Leave a Reply