Skenario Penyerbukan Si Anggrek

anggrek madu

Anggrek termasuk tanaman spermatophyta atau tanaman yang memiliki organ reproduksi dalam satu rangkaian yang disebut bunga. Anggrek atau famili Orchidace ini termasuk tanaman yang mengalami evolusi yang sempurna. Bentuk bunganya sangat atraktif dan memiliki maksud tersendiri yang tujuan akhirnya akhirnya adalah terjadinya pembuahan (benang sari jatuh di putik). Untuk mencapai tujuan ini, si anggrek melakukan berbagai upaya dengan menyesuaikan diri dengan lingkungan tumbuhnya.

Penyerbukan anggrek di alam tidak hanya dibantu oleh serangga, tapi juga angin, air (hujan), mamalia (mis:kelelawar) bahkan manusia (vanili). Salah satu bentuk penyerbukan yang kita soroti saat ini adalah penyerbukan dengan bantuan serangga. Banyak cara yang telah ditempuh anggrek untuk menarik perhatian serangga penyerbuk, diantaranya dengan membentuk labelum/lidah yang besar dengan margin yang bersurai, warna sepal dan petal yang mencolok dan memantulkan ultraviolet shg sangat mencolok bagi mata majemuk serangga seperti kupu-kupu dan lebah, adanya senyawa terpena atau senyawa aromatik yang berasal dari pembuluh di pangkal petal untuk menarik serangga yang kepekaan antennya tinggi, dan banyak cara lainnya.

Gambar diatas adalah salah satu contoh kebesaran Tuhan YME melalui karya agungnya yang berbentuk bunga anggrek. Bunga anggrek ini telah mengalami evolusi yang mengagumkan. Labelum/lidah nya termodifikasi dengan memiliki jaringan epidermis yang berbentuk bulu dengan kombinasi warna gelap terang menyerupai abdomen serangga (lebah besar). Sepal lateralnya condong kebawah dengan warna terang menyerupai sayap serangga, sedangkan kedua petalnya tereduksi dan menciut menyerupai anten serangga.

bentukanggrek
Gambar oleh. Stephen D (2005)

Kemolekan bunga anggrek ini tentu akan menarik perhatian serangga karena dianggap sebagai “lawan mainnya”. Saat serangga hinggap di bagian labelum maka kepala serangga yang berbulu tersebut melakukan kontak fisik dengan plat perekat benang sari. Dengan sedikit gerakan maju kedepan, maka plat perekat benang sari tersebut akan lepas dan menempel di kepala si serangga sehingga tampak kepala si serangga memiliki anten kecil berupa benang sari. Skenario penyerbukan berlanjut saat si serangga mencium aroma harum yang dihasilkan kepala column atau dari cekungan ovary. Si serangga tentu akan meneroboskan kepalanya masuk ke column, dan saat itu pula benang sari yang sejak tadi berada di kepala serangga langsung bersentuhan dengan cekungan ovary. Bersamaan dengan terjadinya kontak antara benang sari dengan ovary putik maka berakhirlah skenario penyerbukan si anggrek. Untuk selanjutnya benang sari yang melekat di kepala si serangga masih dapat menyerbuki beberapa bunga anggrek lainnya. Bahkan sering pula memunculkan banyak silangan alam.

Masih tertarik mengkoleksi anggrek???? Tentu saja, karena anda telah masuk sebagai peran utama dalam “skenario penyerbukan” si anggrek. Bayangkan…betapa hebatnya kemolekan bunga si anggrek sehingga mampu “membius” manusia untuk melakukan penyerbukan sekaligus perbanyakannya hingga jumlahnya menjadi ribuan. Siapa kira mahluk terpandai di dunia masih bisa “terbius” oleh kepandaian si anggrek.

See u..
By. Destario Metusala
2006

11 thoughts on “Skenario Penyerbukan Si Anggrek

  1. hmmm…sepertinya artikel ilmiah belum digemari sebagian besar peminat anggrek…, padahal dgn blajar dari hal ilmiah itulah kita bisa melangkah lebih dekat dengan negara2 laen yg lebih unggul…bahkan bisa saja melampauinya. Tapi bagaimana lagi…lha kebanyakan lebih seneng artikel ringan je, maklum sih..orang nyari anggrek kan buat ngilangin stress bukan untuk nambah stress…ha ha ha. Aneh jg aku ini…
    Kalo bgitu, laen waktu biar artikel ilmiah aku sendirikan dgn pasword khusus yg hanya bisa diakses oleh yg minat2 aja. Agree kan!!

  2. sepakat…

    bikin manualnya dunk, dengan gambar. :D
    Tapi kalau bisa jangan dengan bahasa ilmiah yang saklek, pake bahasa ilmiah yang populer gitu…

    insya Allah gak akan habis deh ilmunya.

  3. assalamualaikum….
    saya tinggal dikalimantan tapi saya belum tahu banyak tentang jenis2 anggrek yang ada dikalimantan timur.kalau bisa saya mau minta nama jenis2 anggrek dan kalau ada ama gambarnya sekalian ya,yang ada dikalimantan timur.
    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  4. Aduh mas Rio, gimana bila hasilnya ternyata steril atu mandul, atau mungkin triploid. Mumet dah.
    Mas Rio jangan sedih ya, kita suka koq mbaca artikel ilmiah walaupun kita bukan dari kalangan akademisi.
    Kita sadar koq mas, dalam peranggrekan kita kalah jauh dengan negara lain. Jangankan dengan Jerman yang maju biologi-molekulernya, atau Amerika misalnya (Amerika Utara), dengan Singapura (lebih-lebih Thailand) kita kalah.Walaupun dalam ajang-ajang yang sifatnya internasional beberapa silangan kita juga dapat juara.Bahkan species-species kita(examp. Vanda dan Paphiopedilum juga Phalaenopsis) merupakan species yang menghasilkan keturunan yang indah-indah. Duh nelangsanya kita. Kita punya species-species yang unggul, negara-negara lain yang menikmati.
    Mas Rio, nggak apa-apa koq nulis artikel ilmiahnya di sini wae. Ampun sedih nggih. Eh Mas Rio gambar yng diatas itu Orchis ya? Biasanya banyak tumbuh di Europe.

  5. Bung Rio Yth. Aq rasa artikel bung Rio banyak yang senang kog, salah satunya aq sendiri sampai aqu buat kliping dan sebagian aq jilid dari situ pula aq sedikit ngerti tentang tata cara ngenal, merawat dan budidaya anggrek, makasih buanget.Namun satu yg aq pinta tolongin gambar anatomi perliangan/pernyerbukan agar aq lebih ngerti gitulhoo.Trim’s

  6. kenapa anggrek catlea saya jarang sekali berbunga? apa memang perawatannya harus lebih dibandingkan dengan perawatan anggrek bulan dan dendrobium? bagaimana cara yang benar merawat anggrek catlea biar mau berbunga?

Leave a Reply