Paphiopedilum chamberlainianum

Pahiopedilum chamberlainianum
Gambar oleh Rakhmat Fitriawan 07

19 Responses to “Paphiopedilum chamberlainianum”

  1. Roby Says:

    Kok bunganya mirip banget dengan Paph. glaucophyllum ya? Ada yang tau bedanya dimana?

  2. Victor Says:

    Mengenal perbedaan antara Paph. chamberlainianum, Paph. galucophyllum, Paph. victoria-mariae, dan Paph. victoria-regina kok agak susah ya…? Ada yang tau nggak??? Mereka kok hampir sama semua…

  3. rudy candra Says:

    merka memeang hmpir mirip2, tp kalo jeli dicermati biasanay terdapat pada sosok bunganya. terutama pada labelum (yang mirip kantong) coraknya berlainan. saya punya Php.chamberlainianum ini dan saat ini mulai muncul btang bunga. seneng rasanya setelah menunggu sekian lama dari batang tanama baru, ini sudah yang sekian kalinya berbunga. selamat mengoleksi….

  4. ghulam Says:

    bagus, dimana bisa beli?

  5. ahmad Says:

    bagus berapa harganya

  6. sri Says:

    anggrek yang bagus tapi sayang belum dapat dinikmati oleh orang-orang banyak untuk sekarang ini

  7. awang Says:

    Wah ini kayak pnyaku, bunganya lama & terus bergantian, awang_sety@yahoo.com

  8. eka Says:

    Kemaren liat anggrek ini di kebun raya bogor. Daunnya panjangnya kira2 10 centi dengan lebar 4 centi. Bunganya cuman satu dalam 1 tangkai. Harganya 150rb… curiga sulit ngerawatnya….

  9. alwy Says:

    saya pecinta bunga anggrek..kalo ada yg punya koleksi nggrek Paphiopedilum chamberlainianum saya mau dunk…

  10. danny Says:

    Bagi yang minat dengan Paphiopedilum kami punya berbagai jenis info lengkap:
    http://www.anggrekindo.blogspot.com
    Contact: 0852-156-89855

  11. hendri Says:

    saya punya Rp 50rb udah ama ongkir

  12. hendri Says:

    sms hendri 081378958654

  13. Putu Says:

    Wah kepada pencinta anggrek, tolong bantu saya saya punya berbagai jenis papio species maupun hybrid, sekarang kendalanya diserang kumbang badak, hama ini amat senag di pangkal batang. Sangat sayang kaena banyak koleksi saya yang langka, ada gigantea (irian) kolopangii, glaco, primolinum, conkolor, dll termasuk menyukai Paphiopedilum chamberlainianum. tolong solusinya dong!!!!!

  14. Putu Says:

    Mohon maat kumbag gajah maksudnya bukan badak habis mirip sih. Udah saya baca di warna warni sudah juga saya lakukan tapi tetap aja, ada yang lebih jitu atasi kumbang gajah ya?

  15. Destario Metusala Says:

    Dear mas Putu
    Kumbang gajah memang semakin ganas saat musim penghujan tiba…dan memang salah satu hama paling sulit dikendalikan. Mungkin anda bisa mencoba dengan “insectisida sistemik” merk Proclaim atau merek2 lainnya. Cara lain yaitu berburu kumbang gajah saat sore hari jam 5an atau pagi hari jam 5.30…biasanya dia menuju ke tunas-tunas daun muda. Pungut mereka dengan hati-hati (jngn sampai lepas) lalu selanjutnya terserah anda… hehehe (takut disangka nyuruh mbunuh..)

    salam anggrek

  16. adi Says:

    saya dikasih teman sy dr malang P.chamberlainianum 2 th lalu dlm keadaan berbunga setelah 3bln kemudian berbunga lagi, nah sampai sekarang kira2 1,5 th gak berbunga lagi, apa karena sy tinggal di samarinda cuaca nya panas ya…tol dong kasih info bgm bisa berbunga lagi… blethik007@yahoo.com

  17. hwui Says:

    putu,kalo ada yang terserang coba pakai obat yang alami, kalao saya, jika terserang hama saya ssering memakai tembakao yang dicelup air di tambah sedikit detergen, he…. semoga brhasil,

  18. hwui Says:

    saya sering beli angrek sepatu, tapi ga tau cara nanamnya sering mati, pliz bg2 dong infonya trik buat idupin papio di dataran rendah, neh alamat aq, di xplr.explor@gmail.com . thanx jika ada yang ksh saran ke saya.

  19. Ndak_suka_cebok.com Says:

    mana gambarnya? Udah diubek2,ga muncul tuch!

Leave a Reply