<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pengenalan Fungisida</title>
	<atom:link href="http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html</link>
	<description>Situs Forum Pecinta Anggrek Indonesia  (anggrek@yahoogroups.com)</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 03:54:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ade sugiarti</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-4280</link>
		<dc:creator>ade sugiarti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 15:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-4280</guid>
		<description>Terima kasih ya`````````</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih ya&#8220;&#8220;&#8220;&#8220;`</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eny Sulaksono</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3872</link>
		<dc:creator>Eny Sulaksono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 05:40:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3872</guid>
		<description>mas saya hobi berkebun anggrek, hitungannya masih pemula jadi sedang belajar. koleksi saya sudah lumayan banyak. yang ingin saya tanyakan :
1.  untuk anggrek dendro sekarang untuk daun-daun yang muda banyak lubang-lubang kecil, saya perhatikan ada semacam binatang  hitam (mungkin kumbang gajah kali.. saya tidak tahu namanya), gimana cara mengobatinya dan pakai obat apa ?
2.  untuk anggrek bulan dan catelya saya sedang belajar menanam dari botolan, bagaimana caranya agar tidak busuk dan bisa cepat berkembang, harus bagaimana merawatnya dan dikasih obat apa ?
Terima kasih infonya ditunggu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas saya hobi berkebun anggrek, hitungannya masih pemula jadi sedang belajar. koleksi saya sudah lumayan banyak. yang ingin saya tanyakan :<br />
1.  untuk anggrek dendro sekarang untuk daun-daun yang muda banyak lubang-lubang kecil, saya perhatikan ada semacam binatang  hitam (mungkin kumbang gajah kali.. saya tidak tahu namanya), gimana cara mengobatinya dan pakai obat apa ?<br />
2.  untuk anggrek bulan dan catelya saya sedang belajar menanam dari botolan, bagaimana caranya agar tidak busuk dan bisa cepat berkembang, harus bagaimana merawatnya dan dikasih obat apa ?<br />
Terima kasih infonya ditunggu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kunin-ajah</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3868</link>
		<dc:creator>kunin-ajah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 11:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3868</guid>
		<description>mas,aq mo tanya klo fungisida or bakterisida bisa ngebkn jamur or bakter resistan g y kaya pestisida?tktny yg aq pake ngbikin jamur&#38;bakteri tahan banting.makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas,aq mo tanya klo fungisida or bakterisida bisa ngebkn jamur or bakter resistan g y kaya pestisida?tktny yg aq pake ngbikin jamur&amp;bakteri tahan banting.makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sahril</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3781</link>
		<dc:creator>sahril</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 17:44:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3781</guid>
		<description>mas aku mau tanya, kalau fungisida yang paling cocok untuk mangga apa ya? tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas aku mau tanya, kalau fungisida yang paling cocok untuk mangga apa ya? tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ani</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3618</link>
		<dc:creator>ani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 09:32:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3618</guid>
		<description>waahh...klo terserang kutu, warnanya hitam keabuan gmana cara ngatasinya...help me plz...soalnya beberapa anggrekku banyak yg terserang terutama yg bayi...thx.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waahh&#8230;klo terserang kutu, warnanya hitam keabuan gmana cara ngatasinya&#8230;help me plz&#8230;soalnya beberapa anggrekku banyak yg terserang terutama yg bayi&#8230;thx.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Destario Metusala</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3479</link>
		<dc:creator>Destario Metusala</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2008 14:02:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3479</guid>
		<description>Dear mas Aris suharyo....

Wah...mantap sekali comment anda...salut deh buat semangatnya.
1. Prinsip pertama yang perlu diketahui bahwa aplikasi Fungisida/bakterisida saat setelah terjadi serangan penyakit tidak dapat mengembalikan bagian tanaman yang rusak akibat terserang oleh penyakit, funginya lebih pada pencegahan supaya bibit penyakit yg ada di dalam tubuh tanaman dapat mati dan tidak menyebar ke bagian-bagian tanaman lain misal tunas muda, daun muda dll. Oleh karena itu...bagian tanaman yg sudah rusak (menguning, bercak basah, bercak hitam dll) akibat penyakit lebih baik dipotong dengan baik lalu dibuang jauh-jauh krn bagian tersebut msh menyimpan bibit2 penyakit yg bisa menular ke tan lain. Jangan lupa gunting pemotong dioles sabun antiseptik, lalu bekas potongan pada tanaman dioles fungisida ataau bisa juga pake betadine.

Anda benar sekali...phalaenopis memang salah satu genus yg rentan pada kondisi kelembaban tinggi. Khususnya ujung tunasnya...bila busuk...maka akan berhenti tumbuh dan biasanya memunculkan keiki. Saran saya...tanamlah phalaenopsis pada potongan akar pakis kotak, sehingga posisi daun menggantung dan titik tunasnya kearah horisontal...hal ini akan memudahkan air hujan yg tertampung celah daun untuk menetes kebawah sehingga tidak menggenang terlalu lama di celah daun, selain itu poisisi ini juga memudahkan pengeringan daun dengan bantuan angin, kelebihan lain yaitu kondii disekitar perakaran menjadi tidak terlalu lembab. Akan tetapi, konsekuensinya saat musim kemarau anda harus lebih sering menyiram.

Pesan saya...kalau sedang hujan deras-derasnya... Januari-Maret....bila koleksinya banyak...lebih baik diatasnya diberi semacam naungan menggunakan selembar plastik (plastik meja)yg agak tebal, lalu diatas plastik tsb diberi paranet 50 %...lebih murah dan praktis kan.

 Pestisida yg anda sebutkan sudah bagus kok...

2. Bisa!!! banyak serangga tipe mulut pencucuk penghisap menjadi vektor penyakit-penyakit akibat virus, jamur dan bakteri. Terutama saat mereka menghisap cairan dr bagian tanaman yg terkena penyakit lalu berpindah-pindah ke tanaman2 lain yg sehaat.

3. Intinya...pisahkan anggrek yg sudah terkena penyakit dan disendirikan jauh dr tanaman sehat. Bongkar medianya...lalu potong bagian yg terkena penyakit. Cuci dan rendam sebentar (5-6 detik) tanaman pada larutan fungisida/bakterisida, keringanginkan, lalu tanam dengan media baru yg lebih porous (berongga dan tidak terlalu lembab).

Mungkin ini dulu ya tipsnya..kalau ada yg kurang silahkan kontak lagi...
Selamat Berhobi Ria!!!

rio</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear mas Aris suharyo&#8230;.</p>
<p>Wah&#8230;mantap sekali comment anda&#8230;salut deh buat semangatnya.<br />
1. Prinsip pertama yang perlu diketahui bahwa aplikasi Fungisida/bakterisida saat setelah terjadi serangan penyakit tidak dapat mengembalikan bagian tanaman yang rusak akibat terserang oleh penyakit, funginya lebih pada pencegahan supaya bibit penyakit yg ada di dalam tubuh tanaman dapat mati dan tidak menyebar ke bagian-bagian tanaman lain misal tunas muda, daun muda dll. Oleh karena itu&#8230;bagian tanaman yg sudah rusak (menguning, bercak basah, bercak hitam dll) akibat penyakit lebih baik dipotong dengan baik lalu dibuang jauh-jauh krn bagian tersebut msh menyimpan bibit2 penyakit yg bisa menular ke tan lain. Jangan lupa gunting pemotong dioles sabun antiseptik, lalu bekas potongan pada tanaman dioles fungisida ataau bisa juga pake betadine.</p>
<p>Anda benar sekali&#8230;phalaenopis memang salah satu genus yg rentan pada kondisi kelembaban tinggi. Khususnya ujung tunasnya&#8230;bila busuk&#8230;maka akan berhenti tumbuh dan biasanya memunculkan keiki. Saran saya&#8230;tanamlah phalaenopsis pada potongan akar pakis kotak, sehingga posisi daun menggantung dan titik tunasnya kearah horisontal&#8230;hal ini akan memudahkan air hujan yg tertampung celah daun untuk menetes kebawah sehingga tidak menggenang terlalu lama di celah daun, selain itu poisisi ini juga memudahkan pengeringan daun dengan bantuan angin, kelebihan lain yaitu kondii disekitar perakaran menjadi tidak terlalu lembab. Akan tetapi, konsekuensinya saat musim kemarau anda harus lebih sering menyiram.</p>
<p>Pesan saya&#8230;kalau sedang hujan deras-derasnya&#8230; Januari-Maret&#8230;.bila koleksinya banyak&#8230;lebih baik diatasnya diberi semacam naungan menggunakan selembar plastik (plastik meja)yg agak tebal, lalu diatas plastik tsb diberi paranet 50 %&#8230;lebih murah dan praktis kan.</p>
<p> Pestisida yg anda sebutkan sudah bagus kok&#8230;</p>
<p>2. Bisa!!! banyak serangga tipe mulut pencucuk penghisap menjadi vektor penyakit-penyakit akibat virus, jamur dan bakteri. Terutama saat mereka menghisap cairan dr bagian tanaman yg terkena penyakit lalu berpindah-pindah ke tanaman2 lain yg sehaat.</p>
<p>3. Intinya&#8230;pisahkan anggrek yg sudah terkena penyakit dan disendirikan jauh dr tanaman sehat. Bongkar medianya&#8230;lalu potong bagian yg terkena penyakit. Cuci dan rendam sebentar (5-6 detik) tanaman pada larutan fungisida/bakterisida, keringanginkan, lalu tanam dengan media baru yg lebih porous (berongga dan tidak terlalu lembab).</p>
<p>Mungkin ini dulu ya tipsnya..kalau ada yg kurang silahkan kontak lagi&#8230;<br />
Selamat Berhobi Ria!!!</p>
<p>rio</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aris Suharyo</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3469</link>
		<dc:creator>Aris Suharyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 14:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3469</guid>
		<description>Buat Mas Destario

Saya mau menanyakan nih cara  merawat anggrek yang sudah terkena penyakit akibat serangan jamur dan bakteri secara benar.

1. Apakah daun anggrek yang sudah terlihat terkena gejala penyakit tersebut harus selalu dipotong, dan kemudian anggrek tersebut disemprot oleh fungisida/bakterisida (sistemik) untuk mencegah penyakit datang lagi?

Atau, apakah daun yang berpenyakit tersebut dibiarkan tetap ada, lalu anggrek tersebut disemprot oleh fungisida/bakterisida (sistemik) dan biarkan fungisida/bakterisida yang mencegah dan mengobati penyakit tersebut ?

Perlu diketahui bahwa

Anggrek yang saya tanam di rumah ini untuk koleksi saja dan untuk hiasan di halaman rumah. Jadi tempatnya pun apa adanya, ada yang ternaungi oleh pohon dan juga ada sebagian oleh atap rumah. Tidak seperti di tempat penanaman dan penjualan anggrek yang menggunakan tempat khusus yang tertutup dan ternaungi. Sehingga jika curah hujan sedang tinggi-tingginya (ket: saya tinggal di Bandung), anggrek tersebut jadi sering tersiram oleh air hujan, bahkan sering kali hujan nggak berhenti dari siang sampe pagi.

Anggrek yang saya tanam diantaranya Phalaenopsis, Cattelya, Dendrobium, Doritis, anggrek hitam, Kingidium, dll (Nggak tau jenisnya).

Yang paling sering terkena penyakit adalah jenis phalaenopsis dan doritis. Terutama untuk jenis phalaenopsis yang merupakan monopodial dan kadang susah mengeluarkan anakan (keiki). Jika sudah terserang penyakit apalagi sudah menyerang pangkal daun, daun muda, dan titik tumbuh sangat merepotkan. Terkadang sudah dipasrahkan aja deh nasibnya anggrek tersebut sama Tuhan, mau hidup sukur mau mati juga nggak apa-apa. Yang penting sudah ada usaha untuk menyembuhkan.

Tapi lumayan juga sih stressnya...

(Kalau boleh nyebutin merknya nih)
fungisida yang pernah saya pake yaitu Score (Sistemik), dan Dithane (Non Sistemik). 
Bakterisida Agrept.

2. Apakah penyakit anggrek bisa ditularkan melalui vektor hama/binatang yang suka hinggap/bersarang di daun anggrek  ?
3. Kalau ada tip-tip lain untuk merawat anggrek yang sudah terkena penyakit tolong dong diterangkan !

Dutunggu nih jawabannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat Mas Destario</p>
<p>Saya mau menanyakan nih cara  merawat anggrek yang sudah terkena penyakit akibat serangan jamur dan bakteri secara benar.</p>
<p>1. Apakah daun anggrek yang sudah terlihat terkena gejala penyakit tersebut harus selalu dipotong, dan kemudian anggrek tersebut disemprot oleh fungisida/bakterisida (sistemik) untuk mencegah penyakit datang lagi?</p>
<p>Atau, apakah daun yang berpenyakit tersebut dibiarkan tetap ada, lalu anggrek tersebut disemprot oleh fungisida/bakterisida (sistemik) dan biarkan fungisida/bakterisida yang mencegah dan mengobati penyakit tersebut ?</p>
<p>Perlu diketahui bahwa</p>
<p>Anggrek yang saya tanam di rumah ini untuk koleksi saja dan untuk hiasan di halaman rumah. Jadi tempatnya pun apa adanya, ada yang ternaungi oleh pohon dan juga ada sebagian oleh atap rumah. Tidak seperti di tempat penanaman dan penjualan anggrek yang menggunakan tempat khusus yang tertutup dan ternaungi. Sehingga jika curah hujan sedang tinggi-tingginya (ket: saya tinggal di Bandung), anggrek tersebut jadi sering tersiram oleh air hujan, bahkan sering kali hujan nggak berhenti dari siang sampe pagi.</p>
<p>Anggrek yang saya tanam diantaranya Phalaenopsis, Cattelya, Dendrobium, Doritis, anggrek hitam, Kingidium, dll (Nggak tau jenisnya).</p>
<p>Yang paling sering terkena penyakit adalah jenis phalaenopsis dan doritis. Terutama untuk jenis phalaenopsis yang merupakan monopodial dan kadang susah mengeluarkan anakan (keiki). Jika sudah terserang penyakit apalagi sudah menyerang pangkal daun, daun muda, dan titik tumbuh sangat merepotkan. Terkadang sudah dipasrahkan aja deh nasibnya anggrek tersebut sama Tuhan, mau hidup sukur mau mati juga nggak apa-apa. Yang penting sudah ada usaha untuk menyembuhkan.</p>
<p>Tapi lumayan juga sih stressnya&#8230;</p>
<p>(Kalau boleh nyebutin merknya nih)<br />
fungisida yang pernah saya pake yaitu Score (Sistemik), dan Dithane (Non Sistemik).<br />
Bakterisida Agrept.</p>
<p>2. Apakah penyakit anggrek bisa ditularkan melalui vektor hama/binatang yang suka hinggap/bersarang di daun anggrek  ?<br />
3. Kalau ada tip-tip lain untuk merawat anggrek yang sudah terkena penyakit tolong dong diterangkan !</p>
<p>Dutunggu nih jawabannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Destario Metusala</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3468</link>
		<dc:creator>Destario Metusala</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 14:06:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3468</guid>
		<description>Dear Sianli....
Dithane dgn bahan aktifnya mankozeb sbg fungisida kontak...cara pakai yaitu bubuk fungisida dicampur sedikit air hingga aggak kental (jangan terlalu encer) lalu dioles ditempat yg busuk. Untuk yg Sistemik pake Score, Ridomil Gold, Delsene dll...caranya biasanya dicampur air dalam sprayer lalu disemprotkan ke tanaman dengan hati2....dosisnya bisa dilihat di masing2 kemasan. Tanya sama yg jual juga bisa..tapi pilih yg kemasan dan industrinya yg bonafid</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Sianli&#8230;.<br />
Dithane dgn bahan aktifnya mankozeb sbg fungisida kontak&#8230;cara pakai yaitu bubuk fungisida dicampur sedikit air hingga aggak kental (jangan terlalu encer) lalu dioles ditempat yg busuk. Untuk yg Sistemik pake Score, Ridomil Gold, Delsene dll&#8230;caranya biasanya dicampur air dalam sprayer lalu disemprotkan ke tanaman dengan hati2&#8230;.dosisnya bisa dilihat di masing2 kemasan. Tanya sama yg jual juga bisa..tapi pilih yg kemasan dan industrinya yg bonafid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sianli</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3467</link>
		<dc:creator>Sianli</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 04:27:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3467</guid>
		<description>Mas Rio, khusus untuk tanaman anggrek fungisida mana yang paling tepat digunakan, dan cara2 pemakaiannya bagaimana? Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Rio, khusus untuk tanaman anggrek fungisida mana yang paling tepat digunakan, dan cara2 pemakaiannya bagaimana? Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arifin sinaturi</title>
		<link>http://www.anggrek.org/pengenalan-fungisida.html/comment-page-1#comment-3224</link>
		<dc:creator>arifin sinaturi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 07:43:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2006/07/13/pengenalan-fungisida/#comment-3224</guid>
		<description>tolong jenis-jenis fungisida di tampilkan atau merek dagang fungisida!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong jenis-jenis fungisida di tampilkan atau merek dagang fungisida!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
