<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Phalaenopsis javanica</title>
	<atom:link href="http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html</link>
	<description>Situs Forum Pecinta Anggrek Indonesia  (anggrek@yahoogroups.com)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:10:55 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: jimi</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4649</link>
		<dc:creator>jimi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:39:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4649</guid>
		<description>Saya ingin mencoba untuk memelihara dan membeli bibit anggrek botolan seperti jenis Anggrek Bulan dalam skala kecil kurang lebih 2 botol saja dengan harga terjangkau. Mohon kabari saya untuk informasinya beserta harga dan cara pembayaran. Hubungi E-mail saya b_tax_s@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin mencoba untuk memelihara dan membeli bibit anggrek botolan seperti jenis Anggrek Bulan dalam skala kecil kurang lebih 2 botol saja dengan harga terjangkau. Mohon kabari saya untuk informasinya beserta harga dan cara pembayaran. Hubungi E-mail saya <a href="mailto:b_tax_s@yahoo.com">b_tax_s@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ferry</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4631</link>
		<dc:creator>ferry</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 03:22:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4631</guid>
		<description>Salam pak Yan,

Saya belum pernah lihat video tutorial memperbanyak dan menyilang anggrek secara jelas. Selama ini yang banyak beredar adalah buku-buku tentang budidaya anggrek, dimana hal yang Bapak maksudkan tersebut dibahas didalamnya. Prinsip dasarnya hampir sama, hanya butuh pemahaman dan latihan untuk mempermahir kegiatan tersebut. Atau hal yang paling mudah, Bapak bisa konsultasi langsung dengan person yang berpengalaman dalam hal budidaya angrrek.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam pak Yan,</p>
<p>Saya belum pernah lihat video tutorial memperbanyak dan menyilang anggrek secara jelas. Selama ini yang banyak beredar adalah buku-buku tentang budidaya anggrek, dimana hal yang Bapak maksudkan tersebut dibahas didalamnya. Prinsip dasarnya hampir sama, hanya butuh pemahaman dan latihan untuk mempermahir kegiatan tersebut. Atau hal yang paling mudah, Bapak bisa konsultasi langsung dengan person yang berpengalaman dalam hal budidaya angrrek.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yanorchid</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4531</link>
		<dc:creator>yanorchid</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 13:09:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4531</guid>
		<description>Kepada yth pak Ferry.
Mo tanya dimana saya bisa mendapatkan vidio cara memperbanyak ato penyilangan anggrek secara jelas? 
Terima kasih banyak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada yth pak Ferry.<br />
Mo tanya dimana saya bisa mendapatkan vidio cara memperbanyak ato penyilangan anggrek secara jelas?<br />
Terima kasih banyak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bulboorc</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4515</link>
		<dc:creator>bulboorc</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 09:30:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4515</guid>
		<description>dijual Paph.supardii harga 100 RIBU, seedling Phal.gigantea 50 RB, sutiknoi &gt;&lt; Margareth Thatcher botolan @ 150 ribu. Botolan Papilionanthe hookeriana, Rhyn.retusa alba @ 50 ribu.081933312602.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dijual Paph.supardii harga 100 RIBU, seedling Phal.gigantea 50 RB, sutiknoi &gt;&lt; Margareth Thatcher botolan @ 150 ribu. Botolan Papilionanthe hookeriana, Rhyn.retusa alba @ 50 ribu.081933312602.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yusman</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4330</link>
		<dc:creator>yusman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 13:39:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4330</guid>
		<description>bravo anggrek indonesia saya sangat senang dengan komentar rekan yang ada dimillis ini.mudah2an inilah langkah awal maju anggrek indonesia.Ass.ysm.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bravo anggrek indonesia saya sangat senang dengan komentar rekan yang ada dimillis ini.mudah2an inilah langkah awal maju anggrek indonesia.Ass.ysm.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi Setiawan</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4182</link>
		<dc:creator>Andi Setiawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 17:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4182</guid>
		<description>Saya berminat untuk membeli Phal. Javanica, Sumatrana, Violacea var alba, dan Dendro. Sutiknoi baik yang cabutan dari hutan, seedling, dan botolan, untuk saya lestarikan di Kota Cirebon - Jawa Barat.
Kontak saya bila memiliki anggrek tersebut diatas melalui SMS No. 081-324-183353</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya berminat untuk membeli Phal. Javanica, Sumatrana, Violacea var alba, dan Dendro. Sutiknoi baik yang cabutan dari hutan, seedling, dan botolan, untuk saya lestarikan di Kota Cirebon &#8211; Jawa Barat.<br />
Kontak saya bila memiliki anggrek tersebut diatas melalui SMS No. 081-324-183353</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ferry</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4076</link>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 14:16:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4076</guid>
		<description>Selamat malam pak adi,

Saya sangat senang dengan semangat Bapak untuk berusaha memulihkan kondisi phal.javanica tsbt. Sebelumnya saya harap bapak tidak beranggapan bahwa Phal javanica sulit untuk dirawat, namun untuk hidup sehat tanaman tsbt butuh kondisi tertentu layaknya phal lainnya yang memiliki karakteristik berdaun tipis. Phal Javanica butuh peneduh sekitar 60% (artinya cahaya yang masuk sekitar 40%). kemudian butuh kelembaban sekitar 60-80%. Kemudian sebaiknya Phal javanica tidak ditanam didalam pot, melainkan ditempel di kulit kayu yang telah dilapisi tipis akar kadaka/moss. Kemudian sebagian akar di posisikan diluar (tidak tertutup akar kadaka/moss). biasanya saya mengikat akar ini dengan benang kasur yang terbuat dari kapas, keadaan ini hanya sebagai contoh sederhana saja pak, mungkin bapak bisa memodifikasi dengan hal yang lebih baik lagi. Sebaiknya diawal-awal ini bapak rutin menyirami dengan B1 setiap minggunya. Mudah-mudahan sekitar 1 bulan kondisinya mulai membaik, selanjutnya bisa disemprotkan pupuk organik (semisal fish emulsion, bio sugih, RI1 atau lainnya). Namun pemberian pupuk jangan sampai berlebihan, pupuk hanya sekedar nutrisi tambahan, hal terpenting yang perlu dicermati adalah kondisi syarat tumbuh tersebut. Jangan pernah tergiur dengan iming-iming suatu produk yang menjanjikan bisa segera membungakan phal anda secepat mungkin. Phal tersebut akan berbunga bila kondisinya telah sehat dan kebutuhan untuk berbunganya terpenuhi. Saya sampaikan hal ini bukan berniat untuk menggurui bapak, namun hal sperti itu telah merenggut hidup tanaman milik seorang teman (memakai sejenis produk perangsang pembungaan). Kalau suatu saat nanti tanaman tersebut berbunga, jangan pula berpikiran untuk segera mengkawin (selfing) dengan niat ingin membotolin bibitnya. Coba perhatikan kondisi tanaman tersebut, apakah benar2 sehat untuk memproduksi buah (biji)?,  karena proses pembentukan buah (biji) akan menyedot cukup besar nutrisi yang dimiliki tanaman tersebut. Namun bila Bapak telah yakin dengan kondisi tanaman untuk di kawinkan, silahkan dilakukan. Sehingga dengan begitu tanaman tersebut bisa tetap hidup dengan sehat dan bapak bisa melakukan tindakan pelestarian untuk menyambung kelestarian hidup Phal. javanica tersebut.
Saya berharap penyampaian singkat ini bisa membantu bapak untuk memulihkan phal. javanica tersebut. Saya berharap rekan-rekan yang lain bisa menyumbangkan saran / pengalaman kepada pak Adi agar phal javanica Beliau bisa pulih kembali.

salam 


Ferry Siregar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat malam pak adi,</p>
<p>Saya sangat senang dengan semangat Bapak untuk berusaha memulihkan kondisi phal.javanica tsbt. Sebelumnya saya harap bapak tidak beranggapan bahwa Phal javanica sulit untuk dirawat, namun untuk hidup sehat tanaman tsbt butuh kondisi tertentu layaknya phal lainnya yang memiliki karakteristik berdaun tipis. Phal Javanica butuh peneduh sekitar 60% (artinya cahaya yang masuk sekitar 40%). kemudian butuh kelembaban sekitar 60-80%. Kemudian sebaiknya Phal javanica tidak ditanam didalam pot, melainkan ditempel di kulit kayu yang telah dilapisi tipis akar kadaka/moss. Kemudian sebagian akar di posisikan diluar (tidak tertutup akar kadaka/moss). biasanya saya mengikat akar ini dengan benang kasur yang terbuat dari kapas, keadaan ini hanya sebagai contoh sederhana saja pak, mungkin bapak bisa memodifikasi dengan hal yang lebih baik lagi. Sebaiknya diawal-awal ini bapak rutin menyirami dengan B1 setiap minggunya. Mudah-mudahan sekitar 1 bulan kondisinya mulai membaik, selanjutnya bisa disemprotkan pupuk organik (semisal fish emulsion, bio sugih, RI1 atau lainnya). Namun pemberian pupuk jangan sampai berlebihan, pupuk hanya sekedar nutrisi tambahan, hal terpenting yang perlu dicermati adalah kondisi syarat tumbuh tersebut. Jangan pernah tergiur dengan iming-iming suatu produk yang menjanjikan bisa segera membungakan phal anda secepat mungkin. Phal tersebut akan berbunga bila kondisinya telah sehat dan kebutuhan untuk berbunganya terpenuhi. Saya sampaikan hal ini bukan berniat untuk menggurui bapak, namun hal sperti itu telah merenggut hidup tanaman milik seorang teman (memakai sejenis produk perangsang pembungaan). Kalau suatu saat nanti tanaman tersebut berbunga, jangan pula berpikiran untuk segera mengkawin (selfing) dengan niat ingin membotolin bibitnya. Coba perhatikan kondisi tanaman tersebut, apakah benar2 sehat untuk memproduksi buah (biji)?,  karena proses pembentukan buah (biji) akan menyedot cukup besar nutrisi yang dimiliki tanaman tersebut. Namun bila Bapak telah yakin dengan kondisi tanaman untuk di kawinkan, silahkan dilakukan. Sehingga dengan begitu tanaman tersebut bisa tetap hidup dengan sehat dan bapak bisa melakukan tindakan pelestarian untuk menyambung kelestarian hidup Phal. javanica tersebut.<br />
Saya berharap penyampaian singkat ini bisa membantu bapak untuk memulihkan phal. javanica tersebut. Saya berharap rekan-rekan yang lain bisa menyumbangkan saran / pengalaman kepada pak Adi agar phal javanica Beliau bisa pulih kembali.</p>
<p>salam </p>
<p>Ferry Siregar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4068</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 13:56:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4068</guid>
		<description>sy punya phal javanica kok sulit adaptasi ya ? sy dapat cabutan hutan dah lama sekitar 4 bulan, gimana caranya aga r phal javanica saya bisa pulih dan bunga, mungkin rekan 2bisa membantu saya trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy punya phal javanica kok sulit adaptasi ya ? sy dapat cabutan hutan dah lama sekitar 4 bulan, gimana caranya aga r phal javanica saya bisa pulih dan bunga, mungkin rekan 2bisa membantu saya trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ferry</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4052</link>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 15:29:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4052</guid>
		<description>Bapak Ok... mohon beri saya kesempatan untuk meluruskan, dan jangan memberi predikat negatif pada saya. Saya tidak bermaksud untuk mengungkit masalah yang lalu, sama sekali saya tidak bermaksud untuk hal tersebut. Kalaupun ada kata-kata saya yang anda anggap &quot;agak provokatif&quot; mungkin kesalahan saya karena tidak menjelaskan arah perkataan tersebut. Sama sekali bukan mengarah pada permasalah yang lalu!!!!
Beberapa waktu yang lalu, ada seorang senior anggrek yang mengatakan bahwa saya adalah orang yang bodoh,  karena saya  mengatakan bahwa kualitas anggrek cabutan dengan anggrek hasil biakan adalah &quot;&quot;sama&quot;&quot;. Karena bagi saya yang membedakan keduanya hanya caranya dan tempatnya tumbuh. Kemudian beliau mengatakan bahwa anggrek spesies hanyalah anggrek cabutan alam. 
Saya rasa kalau kita terus &quot;memelihara&quot; pola pikir seperti ini, bagaimana nasib anggrek kita? Apakah perkataan saya ini hanya bernilai retorika saja? Kalaupun anda tersinggung dengan postingan saya tersebut, saya sampaikan disini saya minta maaf, sekali lagi saya minta maaf.
Kenapa anda katakan &quot;&quot;&quot;Memang Indonesia bisanya cuma omong doang….prakteknya anda tahu sendirilah…nggak usah munafik…apalagi membandingkan dengan negeri Belanda yang memang sudah maju agronya&quot;&quot;&quot; ?  Jangan pesimis dulu pak Okky !!! 
Kita sudah merdeka, 63 tahun,  kita harus bangkit!!! Tidak ada alasan untuk mengatakan kita tidak bisa melakukan seperti apa yang telah dilakukan bangsa lain. Jangan sampai kejadian seperti saat lalu, kita teriak begitu negeri tetangga kita mengklaim bahwa batik, reog dan angklung diakui milik mereka. Apakah perkataan saya ini bersifat hiperbola? Apakah anda ingin katakan bahwa negeri Belanda itu bangsa kelas satu, sementara kita inlander?
Kalau saya boleh bertanya kira-kira apa yang harus kita lakukan saat ini? Perkataan apa yang pantas untuk saya posting? Atau saya tidak layak untuk memposting apapun dikarenakan saya dianggap bersalah dan munafik? Mohon maaf, sekali lagi saya tidak bermaksud untuk provokatif dengan perkataan saya ini. Untuk menjaga kenyamanan forum ini mungkin Bapak Okky atau rekan lainnya bisa menghubungi saya di feregar21@yahoo.com Saya tunggu saran dan kritik dari rekan-rekan.

salam 

Ferry Siregar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Ok&#8230; mohon beri saya kesempatan untuk meluruskan, dan jangan memberi predikat negatif pada saya. Saya tidak bermaksud untuk mengungkit masalah yang lalu, sama sekali saya tidak bermaksud untuk hal tersebut. Kalaupun ada kata-kata saya yang anda anggap &#8220;agak provokatif&#8221; mungkin kesalahan saya karena tidak menjelaskan arah perkataan tersebut. Sama sekali bukan mengarah pada permasalah yang lalu!!!!<br />
Beberapa waktu yang lalu, ada seorang senior anggrek yang mengatakan bahwa saya adalah orang yang bodoh,  karena saya  mengatakan bahwa kualitas anggrek cabutan dengan anggrek hasil biakan adalah &#8220;&#8221;sama&#8221;". Karena bagi saya yang membedakan keduanya hanya caranya dan tempatnya tumbuh. Kemudian beliau mengatakan bahwa anggrek spesies hanyalah anggrek cabutan alam.<br />
Saya rasa kalau kita terus &#8220;memelihara&#8221; pola pikir seperti ini, bagaimana nasib anggrek kita? Apakah perkataan saya ini hanya bernilai retorika saja? Kalaupun anda tersinggung dengan postingan saya tersebut, saya sampaikan disini saya minta maaf, sekali lagi saya minta maaf.<br />
Kenapa anda katakan &#8220;&#8221;"Memang Indonesia bisanya cuma omong doang….prakteknya anda tahu sendirilah…nggak usah munafik…apalagi membandingkan dengan negeri Belanda yang memang sudah maju agronya&#8221;"&#8221; ?  Jangan pesimis dulu pak Okky !!!<br />
Kita sudah merdeka, 63 tahun,  kita harus bangkit!!! Tidak ada alasan untuk mengatakan kita tidak bisa melakukan seperti apa yang telah dilakukan bangsa lain. Jangan sampai kejadian seperti saat lalu, kita teriak begitu negeri tetangga kita mengklaim bahwa batik, reog dan angklung diakui milik mereka. Apakah perkataan saya ini bersifat hiperbola? Apakah anda ingin katakan bahwa negeri Belanda itu bangsa kelas satu, sementara kita inlander?<br />
Kalau saya boleh bertanya kira-kira apa yang harus kita lakukan saat ini? Perkataan apa yang pantas untuk saya posting? Atau saya tidak layak untuk memposting apapun dikarenakan saya dianggap bersalah dan munafik? Mohon maaf, sekali lagi saya tidak bermaksud untuk provokatif dengan perkataan saya ini. Untuk menjaga kenyamanan forum ini mungkin Bapak Okky atau rekan lainnya bisa menghubungi saya di <a href="mailto:feregar21@yahoo.com">feregar21@yahoo.com</a> Saya tunggu saran dan kritik dari rekan-rekan.</p>
<p>salam </p>
<p>Ferry Siregar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Okky</title>
		<link>http://www.anggrek.org/phalaenopsis-javanica.html/comment-page-1#comment-4049</link>
		<dc:creator>Okky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:29:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anggrek.org/index.php/2007/04/26/phalaenopsis-javanica/#comment-4049</guid>
		<description>Sudah lah...mas Ferry jangan memancing2 lagi, kan katanya sdh menutup tulisan anda yg sudah terpublikasi dulu dan kelihatannya sudah diedit. Lagian sudah meminta maaf. Tulisan andapun hanyalah retorika anda saja. Memang Indonesia bisanya cuma omong doang....prakteknya anda tahu sendirilah...nggak usah munafik...apalagi membandingkan dengan negeri Belanda yang memang sudah maju agronya. Tidak perlulah mengungkit lagi. Apalagi autokritik yg berlebihan dan hiperbola.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lah&#8230;mas Ferry jangan memancing2 lagi, kan katanya sdh menutup tulisan anda yg sudah terpublikasi dulu dan kelihatannya sudah diedit. Lagian sudah meminta maaf. Tulisan andapun hanyalah retorika anda saja. Memang Indonesia bisanya cuma omong doang&#8230;.prakteknya anda tahu sendirilah&#8230;nggak usah munafik&#8230;apalagi membandingkan dengan negeri Belanda yang memang sudah maju agronya. Tidak perlulah mengungkit lagi. Apalagi autokritik yg berlebihan dan hiperbola.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
