Relokasi Anggrek Species Merapi, Kolaborasi HMJ Agronomi UPN “Veteran” Jogja dengan Taman Nasional Gunung Merapi

Sudah saatnya gerakan rehabilitasi dan pelestarian anggrek baik ek-situ maupun in-situ dilakukan secara gotong-royong tanpa harus bergantung pada program pemerintah. Masyarakat dianjurkan dapat berperan mandiri sebagai pelaku utama dalam kegiatan konservasi anggrek dengan koordinasi pihak-pihak terkait, sehingga “rasa memiliki” keanekaragaman hayati tidak hanya terbatas untuk instansi pemerintah saja…namun lebih utama yaitu pada masyarakat luas. Salah satu upaya nyata dalam mewujudkan Grand Design konservasi berkelanjutan yang dalam hal ini menjadikan Taman nasional Gunung Merapi (TNGM) sebagai Biodiversity Research Center khususnya anggrek species adalah dengan melakukan relokasi anggrek species lereng selatan Merapi. Kegiatan ini kerjasama antara HMUJ Agronomi UPN “Veteran” Jogja dengan pihak Taman Nasional Gunung Merapi. Relokasi anggrek species Merapi ini bertujuan untuk mengembalikan anggrek-anggrek lereng selatan Merapi yang telah dibudidayakan masyarakat ke habitatnya di wilayah konservasi Tlogo Putri. Dari program relokasi ini diharapkan muncul interaksi sinergis untuk melangkah ke strategi konservasi selanjutnya. Kegiatan relokasi ini dilakukan Sejak 18-07-07 hingga 21-07-07.

vanda tricolor
By Bima, Fajar dan Rio 07

Vanda tricolor
By Bima, Fajar, Rio 07

Bunga
By Bima, Fajar, Rio 07

perbanyakan Vanda tricolor
By Bima, Fajar, Rio 07

Article by Destario Metusala 07

14 thoughts on “Relokasi Anggrek Species Merapi, Kolaborasi HMJ Agronomi UPN “Veteran” Jogja dengan Taman Nasional Gunung Merapi

  1. wah saya sangat mendukng sekali dngn adanya seperti itu semoga sukses dan untuk AGRONOMI UPN V YK akan selalu hidup didalam setiap langkah kaki seluruh penghuni angronomi he2x

  2. harapan saya semoga banyak lembaga-lembaga kampus lainnya dpat meniru AGRONOMI UPN\’V\’ untuk melakukan kegiatan yang asngant positif bgi perkembangan softskill dan juga bermanfaat untuk lingkungan khususnya ekosistem anggrek

  3. selain perhatian lingkungan dan pelestarian yang nampak, kayaknya perlu juga deh teman2 dari HPT ikut mengidentifikasi patogen2 yang berbahaya buat ketahanan spesies generasi berikutnya, siapa tahu ada endemi penyakit anggrek yang bakalan menyerang tahun2 berikutnya. kan kasihan anggreknya udah di bebaskan dihabitatnya tapi ternyata hanya punya ketahanan vertikal aja atau horizontal aja ?? gimana? anak2 HPT

  4. wah hebat euiii …apa saja species merapi selatan itu, bagaimana kita-kita bisa ambil bagian dalam program ini…

  5. Dari sejak mas Rio ini bicara soal relokasi anggrek species Merapi dan setelah jalan2 ke Ragunan, indah banget kali yah kalo pohon-pohon di ragunan itu juga di”tumbuhi” anggrek

  6. jadi iri ngeliatnta (tp sebenarnya bersyukur), saat ini di tempatku lagi getol2nya merampas anggrek alam. Lebih tepatnya anggrek di tempatku di rampok oleh orang dari luar daerah. Pernah pelakunya ampe dibawain parang eh malah ngelawan. Padahal penduduk setempat ga tau keekonomisan anggrek tersebut. Menyedihkan. Trz gmana mau konservasi klo keadaannya kayak gini???

  7. Itu daun vandanya sueger banget, apa dikasih air seni/kotoran sapi juga…?
    satu langkah yg sangat mulia mengembalikan habitat asli sebagaimana hal itu diwariskan nenek moyang kita awalnya.

  8. Wah bagus banget tuh anggrek merapi, aku juga punya koleksi tersebut, tapi sayangnya kok belum berbunga, padahal aku dah pelihara ada 1.5 th.

  9. Dear anggreker,
    Seperti yang pernah saya ceritakan waktu masih aktif di millis anggrek,saya pernah berburu segala jenis anggrek vanda di sepanjang pantai Banten ( sampai sampai ada yang mengutukku supaya dimarahin dewa anggrek ),alhamdulilah vanda2 tersebut saya relokasi di pohon mangga,batang pakis,buah kelapa kering sampai ditanam dalam botol air mineral,vanda2 tersebut hidup subur but anehnya kok jarang malah hampir tidak berbunga,memelihara anggrek itu sepertinya hanya sebuah obsesi akhirnya aku bosen lantas pindah ke hoby aglaonema yang penuh variasi colour.
    Tak lupa salam buat para anggreker di yahoo.groups.

  10. Buat terry tea,
    Anggreker adalah pehobi yang tahan banting. Om saya harus tunggu 18 tahun baru anggrek Macannya berbunga. Sayang banget udah hunting jauh-jauh, mundur hanya karna belum berbunga. By the way, good luck with your new hobby.

  11. sy ada bl 4 btl semaian anggrek di batu malang. sayang 3 btl yg sy tnm sdh mt semua. dan sy hrp yg 1 btl lg bs hdp. teryt ssh ya menanam anak anggrek.

  12. Bangga, bisa liat teman-teman di UPN HMJ Agronomi punya tindakan nyata. terus berkarya nyata, tunjukkan kalo Agronomi UPN punya karya nyata, terutama keilmuannya. gak usah politik praktis lah… udah banyak dan bosen.., Hidup Agro..
    salam dari mantan HIMAGRO 91

  13. Kok gak ada gambarnya yah..
    Tapi kita memang perlu konservasi seperti ini. janganb sampai bergantung kepada pemerintah.
    Saya juga mengoleksi anggrek-anggrek dari hutan. namun saya tidak pernah pilih-pilih jenisnya. saya sering mencari di pohon yang telah tumbang atau ditebang. banyak koleksi saya yang gak jelas namanya. namun tetap saya pelihara.

    Salam hangat buat pecinta anggrek seluruh nusantara.

Leave a Reply