Si Kupu-Kupu Rawa

Gambar oleh Vincent Wanua 07
Papilionanthe hookeriana Rchb.f. (1915) adalah salah satu jenis anggrek spesies kebanggaan bangsa Indonesia karena bunganya yang menawan. Bahkan anggrek simbol negeri Singapura yaitu Papilionanthe Miss Joaquim merupakan keturunan dari hasil persilangan antara Papilionanthe hookeriana dengan Papilionanthe teres. Nama hookeriana diberikan sebagai penghormatan kepada Sir William Jackson Hooker, seorang gurubesar botani pada abad ke-18 yang pernah menjabat sebagai direktur Kebun Raya Kew, Inggris.
Anggrek ini termasuk anggrek rawa karena umumnya tumbuh di daerah rawa. Bila dilihat dari sosok perawakannya, anggrek sangat mirip dengan kerabat dekatnya yaitu Papilionanthe teres, sehingga seringkalo orang tidak dapat membedakan kedua jenis anggrek ini bila hanya melihat dari tanamannya saja. Di habitat aslinya tanaman ini dapat mencapai tinggi 2,5 m. Batangnya bulat-silindris, beruas-ruas dan tertutup seludang tipis. Diamater batang antara 0,5-1,2 cm. Daunnya juga berbentuk silindris dengan ujung meruncing dan berposisi tegak. Permukaan batang dan daun halus berwarna hijau. Akar-akarnya muncul di sepanjang buku pada batangnya. Sifat inilah yang menjadikan anggrek ini mudah untuk dikembangbiakan melalui teknik stek batang. Karena bentuk batang dan daunnya yang silindris menyerupai pinsil, anggrek ini sering juga disebut sebagai anggrek pinsil. Namun bila dilihat dari sisi botanisnya…bentuk anggrek tersebut merupakan adaptasi terhadap intensitas cahaya matahari yang tinggi, karena bentuk batang dan daun silindris serta posisi daun yang tegak akan mengurangi bidang penguapan (transpirasi) air yang berlebihan. Oleh karena itu, tanaman ini sangat adaptif di dataran rendah dari 0-700 m dpl juga sebagai tanaman outdor yang tahan paparan sinar matahari langsung, dengan catatan media perakarannya cukup lembab. Ukuran bunganya termasuk besar, berdiameter 5-6 cm. Bunga ini tersusun dalam tandan yang panjangnya 15-25 cm dan muncul dari ketiak daun. Setiap tandan dapat memunculkan 2-15 kuntum sekaligus dengan pola mekar yang tidak serempak. Dari pengamatan yang dilakukan, setiap kuntum bunga memiliki masa mekar antara 20-22 hari. Bunganya berwarna dasar ungu muda hingga ungu keputihan. Anggrek yang sering pula dijuluki sebagai anggrek rawa ini memiliki distribusi yang cukup luas yaitu di Semenanjung Malaya, Sumatera, Bangka hingga Kalimantan.
Mengingat bunganya yang indah, berukuran besar, tahan lama dan sifatnya yang dapat berbunga sepanjang tahun, maka anggrek ini memiliki potensi besar untuk dijadikan induk silangan.
by Destario Metusala 07

September 10th, 2007 at 15:22
Rio… makasih infonya. Anggrek ini perlu dipupuk nggak sih?
September 21st, 2007 at 18:52
salam anggrek,
bu indri, berdasarkan pengalaman saya, anggrek ini butuh kelembaban yang cukup tinggi. anda tidak perlu terlalu memikirkan untuk memupuknya. Kita harus buang persepsi “menomor satukan pupuk” , yang terpenting kita harus pahami kebutuhan utama hidup anggrek ini, diantaranya kelembaban, intensitas cahaya, dan sirkulasi udara. Bila anda ingin memberikan pupuk berikan pupuk organik dengan dosis setengah dari yang dianjurkan.
October 5th, 2007 at 12:40
Bung Rio, saya tinggal di Bandung. Dimana bisa diperoleh si kupu-kupu rawa yang cantik itu? Harganya kira-kira berapa? Maklum, New Comer. Tha.
October 5th, 2007 at 21:22
Mas Anton Topo atau siapapun yang membutuhkan, kebetulan sekali saya memiliki cukup stock anggrek papilionanthe hookeriana alias si “kupu-kupu rawa” ini, silakan kontak saya di 085648919333 terimakasih.
November 9th, 2007 at 7:43
Mas kalo mau beli anggrek macan dimana yah?
December 16th, 2007 at 11:11
Tolong kirim kan jenis2 jenis anggrek ke email saya
January 19th, 2008 at 9:35
mohon maaf jika lama saya tidak memantau situs ini. minta tolong Sdr. Ryan dan Agus Safrianto atau yang lain hubungi saya di email: dikyanto_ngo@yahoo.com untuk konfirmasi jika masih membutuhkan anggrek-anggrek species/langka, saya tunggu.
terimakasih
March 26th, 2008 at 14:12
hati2 lo,saya malah pernah di kirim anggrek yang semuanya sakit
March 27th, 2008 at 10:21
Hari ini saya mendapat kabar dari pak Didik Y. Suharyanto di Blitar bahwa ada keterlambatan pengiriman karena sedang ada di luar kota. Nomor HP yang satu sudah aktif kembali. Trims! Menurut pak Didik barang sudah di perjalanan dan saat ini saya sedang menunggu kedatangan barang tsb.
April 30th, 2008 at 4:03
Anggrek Indonesia saya kira masih banyak yang belum ditemukan. Saya bilang INDAH kalau tiap kabupaten di Indonesia mempunyai anggrek sebagai kebanggaan daerah. Seperti di Korsel yang bangga dengan anggrek yang konon hadiah dari Bung Karno untuk presidennya. setuju kan?
September 25th, 2008 at 14:20
Mau donk…. Si kupu-kupu rawa emang cantik. Maz didik, kirimkan penawarannya ke email saya donk, ato punya anggrek spesies jenis lain juga bole…
December 3rd, 2008 at 18:05
mbak eka… aku juga punya looo…
January 19th, 2009 at 8:37
Mbak Eka, kalo Si kupu-kupu rawa bisa nggak ditanam didaerah Pati Jateng?
January 19th, 2009 at 8:47
Bagaimana cara membudidayakan anggrek dengan baik?
January 19th, 2009 at 8:53
Apakah tanaman anggrek ini dapat dibudidayakan di daerah panas, seperti juwana?
September 24th, 2009 at 16:59
saya trisha saya mau tanya bagaimana kupu-kupu melindungi diri dari musuh
January 18th, 2010 at 14:18
mas didik…. kalo boleh tau…. kira2 berapa Harga satu pot yg berbunga… papilionaanthe???????
February 1st, 2010 at 2:10
Day (17-8), a popular fighter in Alberta, was released by the UFC in 2009 after dropping back-to-back bouts to Michael Bisping and Kendall Grove. He bounced back at RITC 35 with a submission victory over Trevor Stewardson. He is looking to a win over Taylor to help put him back on the UFC’s radar.