Vanda metusalae, anggrek baru dari Indonesia

Vanda metusalae
Gambar oleh Destario M (2008)

Vanda metusalae
Foto oleh Destario Metusala (2008)

Vanda metusalae
Foto oleh Boby Satya (2008)

Pada bulan Januari 2008 telah dipublikasikan sebuah anggrek Vanda spesies baru dari Indonesia. Anggrek ini dideskripsikan oleh Peter O’Bryrne dan Jaap Vermeulen di Jurnal The Orchid Review 116 (1279): 9-11 (2008) Sosok tanamannya tidak terlalu besar, batangnya dapat mencapai 50 cm, dengan diameter 1,2-1,5 cm. Daunnya cukup sempit, lebar daunnya 2-2,3 cm, panjang daun 30-45 cm, berujung belah dua (bilobed) dan berujung tajam-bergigi. Tangkai pembungaan termasuk pendek bila dibanding dengan keluarga Vanda lainnya, yaitu sekitar 5-6 cm, yang membawa 3-7 kuntum bunga. Bunga Vanda metusalae berukuran tidak terlalu besar yaitu 3,2 cm x 3,5 cm, berwarna dasar kuning terang dengan pola bercak merah kecoklatan pada tepi kelopak (sepal-petal) dan membentuk pola garis-garis longitudinal searah pembuluh. Pada bagian labellumnya berbelah 3 ruang (trilobed), dengan ujung midlobe yang lebar dan tepi bergelombang berwarna kuning cerah pada pangkal dan manjadi semburat kecoklatan kearah ujung. Vanda ini memiliki kekerabatan yang dekat dengan Vanda devoogtii, Vanda merrillii, Vanda sumatrana dan Vanda hindsii. Sayangnya bunga anggrek ini tidak bertahan lama, keindahan bunganya hanya bertahan sekitar 7-10 hari. Vanda metusalae termasuk anggrek yang memiliki tingkat kesulitan budidaya yang tinggi bila dibandingkan dengan kerabat Vanda lainnya, pertumbuhan vegetatifnya tergolong sangat lambat, kemampuan adaptasinya rendah sehingga tanaman baru sangat mudah stress, lingkungan tumbuhnya sangat spesifik sehingga membutuhkan kelembaban, suhu, aerasi, dan intensitas cahaya yang benar-benar sesuai. Bila lingkungan tumbuhnya ada yang sedikit saja berubah, jangankan tumbuh, tanaman ini akan stagnan bahkan banyak diantaranya yang mati kekeringan (karena tidak ada pertumbuhan akar yang optimal) bahkan banyak pula yang mengalami busuk akar karena kondisi yang terlalu lembab. Tanaman ini agaknya tidak dianjurkan bagi para pemula.

Langkah prioritas yang sangat mendesak untuk dilakukan adalah melakukan perbanyakan khususnya melalui kultur biji maupun kultur jaringan agar spesies ini tidak menghilang dari habitatnya seperti beberapa kerabat Vanda spesies dari Indonesia lainnya.

58 Responses to “Vanda metusalae, anggrek baru dari Indonesia”

Pages: « 1 [2] Show All

  1. 51
    sdo Says:

    Gimana ya cara mendapatkannya
    Pinginh tuh utk koleksi

  2. 52
    agus Says:

    vanda metusalae sudah di perbanyak, di ditempat saya sudah seukutran 5-10cm kurang lebih ada 500 tanaman tapi masih kompot,komonity pot…

  3. 53
    anita orchids Says:

    salam kenal,ada bermacam2 anggrek di orchids kami.kalo berminat hub 081334108395

  4. 54
    Nuraini Says:

    Gmn cara mendapatkannya ya?

  5. 55
    anita orchids Says:

    segala anggrek dr remaja smpai siap berbunga bisa didapatkan di orchid kami hub.081334108395

  6. 56
    elvien Says:

    Pak Agus,

    kompotnya udah bisa lepas apa belom……
    bisa menghubungi bapak dimana….

  7. 57
    kania Says:

    selamat thn baru utk semua. saya kania saya punya anggrek jenis aranda saya tanam dlm pot plastik.kemudian keujanan.pada awalnya bunga bagus setlh keujanan mengalami pengerutan pada akar, daun menguning n bunga berguguran, jadi apa yg hrs aku lakukan agar tanaman angggrek tumbuh dgn baik dan berbunga.

  8. 58
    Hardi Says:

    Saya ingin bergabung dalam forum ini. Saya sangat suka sekali dengan Anggrek, terutama anggrek spesi. Saya punya anggrek vanda yang seperti gambar tapi warnanya lebih biru. Orang bilang anggrek limbata. Supaya anggrek saya lebih sehat perawatannya supaya sehat

Pages: « 1 [2] Show All

Leave a Reply